Meksiko, 1934
Tubuh kedua orang itu hampir-hampir telanjang. Yang perempuan dengan pinggulnya yang lebar menindih pasangannya. Kasur yang melengkung. Remang kamar yang murung. Kaki-kaki yang saling menyilang. Selimut berkerut. Dan desah. Mungkin jalang. Tangan yang mencari, menyelusup. Dan gerutu yang tak sabar. Dan jerit.
Dan, istirahatlah kata-kata. Kembalilah dalam hasrat.
Rumania, 1975
Di sudut bilik kereta, pulas tetidur sejoli. Dalam dekap mereka hening. Lengan si pria lingkari leher si gadis yang terlelap di bidang dadanya. Ada lelah dalam gurat wajah. Ada hidup yang seakan redup. Di kereta, ya di kereta. Kubayangkan di luar, ia melaju dalam terang lampu-lampu. Kota. Wong Kar Wai.
Di dalam sini, istirahatlah kata-kata. Kembalilah dalam melankolia.
*Untuk Wiji Thukul dan Henri Cartier Bresson


adakah kita salah satu dari potret itu?
;p
Ayo bro beli kamera..
)