<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemuda</title>
	<atom:link href="http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/</link>
	<description>Debonaire, Witty Guy Giggling at the Corner of a Cafeteria</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 18:10:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: eleanor rose</title>
		<link>http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/#comment-57</link>
		<dc:creator>eleanor rose</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 01:47:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafeterianiks.wordpress.com/?p=55#comment-57</guid>
		<description>jadi...

kuncinya adalah ...

pengalaman

*mengutip pembicaraan kemarin*

hehehehehehe 
:D

biarlah nggak nyambung

ayok, kita makan mekdi!! 
sambil omong-omong tentang masa depan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi&#8230;</p>
<p>kuncinya adalah &#8230;</p>
<p>pengalaman</p>
<p>*mengutip pembicaraan kemarin*</p>
<p>hehehehehehe<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>biarlah nggak nyambung</p>
<p>ayok, kita makan mekdi!!<br />
sambil omong-omong tentang masa depan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suwung</title>
		<link>http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/#comment-39</link>
		<dc:creator>suwung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 03:05:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafeterianiks.wordpress.com/?p=55#comment-39</guid>
		<description>nanti kan kejawab sendiri ketika anda  dah ngak jadi mahasiswa

seseorang akan bisa melihat dirinya sendiri ketika ia lepaskan ke AKU anya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nanti kan kejawab sendiri ketika anda  dah ngak jadi mahasiswa</p>
<p>seseorang akan bisa melihat dirinya sendiri ketika ia lepaskan ke AKU anya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lilih</title>
		<link>http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/#comment-38</link>
		<dc:creator>lilih</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 13:59:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafeterianiks.wordpress.com/?p=55#comment-38</guid>
		<description>kesadaran terhadap bentangan sejarahlah yang menjadikan pemuda kusam sebagai pemuda. dan bingung menentukan arah tujuan. jangankan mikir tentang besok. ditanya apa cita-citanya, mereka akan cenderung berpikir ulang. 

dan bisa jadi mereka akan bertanya demi diri mereka sendiri: untuk apa ya aku hidup?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kesadaran terhadap bentangan sejarahlah yang menjadikan pemuda kusam sebagai pemuda. dan bingung menentukan arah tujuan. jangankan mikir tentang besok. ditanya apa cita-citanya, mereka akan cenderung berpikir ulang. </p>
<p>dan bisa jadi mereka akan bertanya demi diri mereka sendiri: untuk apa ya aku hidup?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haris</title>
		<link>http://cafeterianiks.wordpress.com/2008/11/02/pemuda/#comment-35</link>
		<dc:creator>haris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 06:25:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafeterianiks.wordpress.com/?p=55#comment-35</guid>
		<description>ada kondisi sosiologis kan yang mempengaruhi realitas kepemudaan kita? meski begitu kondisi sosial tentu tak bs disalahkan terus2an karena ada kebebasan individu juga. 

tapi, perbandingan yang km buat itu, ambil pendapatnya Hikmat Budiman, adlh membandingkan hal-hal terbaik di masa lalu dengan hal2 terburuk di masa ini. membandingkan Sjahrir dg pemuda2 yang kongkouw di mall jelas bukan perbandingan yg fair, bukan?he2.

salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada kondisi sosiologis kan yang mempengaruhi realitas kepemudaan kita? meski begitu kondisi sosial tentu tak bs disalahkan terus2an karena ada kebebasan individu juga. </p>
<p>tapi, perbandingan yang km buat itu, ambil pendapatnya Hikmat Budiman, adlh membandingkan hal-hal terbaik di masa lalu dengan hal2 terburuk di masa ini. membandingkan Sjahrir dg pemuda2 yang kongkouw di mall jelas bukan perbandingan yg fair, bukan?he2.</p>
<p>salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
